Tempat Wisata Rekomendasi di Grobogan

Bledug Kuwu Kraenan Grobogan

JAKARTA– Pemerintah akan mengaudit dan mendata bangunan-bangunan pondok pesantren (ponpes) untuk mengetahui kelayakannya. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi bangunan roboh seperti insiden di Ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan audit ini sebagai tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto terkait penertiban bangunan ponpes. Audit akan dilakukan mulai dari ponpes yang dianggap memiliki kerawanan. "Kita akan melakukan audit pesantren-pesantren tua, apalagi di atas 100, 200 tahun, yang tentu koordinasi bersama Menteri PU, audit bangunan, lalu kita carikan untuk renovasinya, yang tua dulu, rawan dulu," kata Cak Imin seusai pertemuan dengan Menag Nasaruddin Umar di kediamannya, Widya Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (7/10). Jadi Prioritas Cak Imin menerangkan ponpes paling rawan akan jadi prioritas untuk ditangani lebih dulu, kemudian dilanjutkan ponpes tua. Sementara itu, Ponpes Al-Khoziny saat ini tengah diaudit lebih dulu oleh Kementerian PU. "Pesantren yang baru saja mengalami musibah seperti di Sidoarjo beberapa waktu yang lalu memang usianya 125 tahun. Rata-rata pesantren-pesantren dengan bangunan yang sangat tua itu tidak diikuti dengan perencanaan yang memadai," jelas dia.
BACAKAN DOA: Tim Basarnas membacakan doa untuk korban bangunan mushala ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/10). Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI Muhammad Syafi'i secara resmi menyatakan operasi SAR di lokasi itu ditutup pada Selasa, 7 Oktober 2025, setelah sembilan hari penuh operasi tanpa henti dengan total 171 korban berhasil dievakuasi, terdiri atas 104 korban selamat dan 67 korban meninggal dunia.

 

JAKARTA — Sebanyak 18 gubernur memprotes kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait pemotongan anggaran daerah oleh pemerintah pusat. Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda dan 17 gubernur lainnya se-Indonesia menegaskan tidak setuju terhadap kebijakan yang dilakukan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda dan 17 gubernur lainnya se-Indonesia menegaskan tidak setuju terhadap kebijakan yang dilakukan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda dan 17 gubernur lainnya se-Indonesia menegaskan tidak setuju terhadap kebijakan yang dilakukan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Skuad Garuda Wajib Tampil Habis-habisan
  • Lawan arab saudi bak laga final
JEDDAH – Timnas Indonesia memulai kampanye untuk meraih tiket putaran final Piala Dunia 2026 dengan menghadapi tuan rumah Arab Saudi. Pada pertandingan babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Kamis (9/10) dini hari WIB, tim asuhan Patrick Kluivert diminta bermain tenang dan fokus
Kluivert menilai dari lawan Arab Saudi seperti pertandingan final. Pasalnya, laga itu akan jadi salah satu yang menentukan nasib Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 atau tidak. Karena itu, Kluivert meminta Skuad Garuda berjuang habis-habisan.

"Saya pikir besok adalah pertandingan final. Pertama-tama, kami akan memainkan dua final, tapi
besok adalah final yang sesungguhnya. Ekspektasinya besar, tentu saja. Ini pertandingan yang sangat penting," ujar Kluivert.

Pelatih asal Belanda itu yakin anak-anak asuhannya akan melakukan apa pun pada pertandingan nanti untuk meraih kemenangan demi membuka jalan lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 di
Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun depan.

"Kami akan melakukan apa pun untuk mendapatkan hasil positif. Kami punya kepercayaan diri bahwa kami akan tampil kuat," kata Kluivert.

Menghadapi Arab Saudi jadi tantangan tersendiri bagi Skuad Garuda. Pasalnya, dalam 16 pertemuan di semua
Gunakan Ikan Segar untuk Pertahankan Rasa Otentik
JEDDAH – Timnas Indonesia memulai kampanye untuk meraih tiket putaran final Piala Dunia 2026 dengan menghadapi tuan rumah Arab Saudi. Pada pertandingan babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Kamis (9/10) dini hari WIB, tim asuhan Patrick Kluivert diminta bermain tenang dan fokus.


Kluivert menilai dari lawan Arab Saudi seperti pertandingan final. Pasalnya, laga itu akan jadi salah satu yang menentukan nasib Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 atau tidak. Karena itu, Kluivert meminta Skuad Garuda berjuang habis-habisan.

"Saya pikir besok adalah pertandingan final. Pertama-tama, kami akan memainkan dua final, tapi 
besok adalah final yang sesungguhnya. Ekspektasinya besar, tentu saja. Ini pertandingan yang sangat penting," ujar Kluivert.

Pelatih asal Belanda itu yakin anak-anak asuhannya akan melakukan apa pun pada pertandingan nanti untuk meraih kemenangan demi membuka jalan lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 di 
Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun depan.

"Kami akan melakukan apa pun untuk mendapatkan hasil positif. Kami punya kepercayaan diri bahwa kami akan tampil kuat," kata Kluivert.

Menghadapi Arab Saudi jadi tantangan tersendiri bagi Skuad Garuda. Pasalnya, dalam 16 pertemuan di semua  

Edisi:Selasa, 18 Agustus 2026

Posting Komentar